Ini Skema Pengangkatan Guru Honorer dari Kemendikbud, Gaji Honorer Juga Dijanjikan Naik

Situsberbagi.com - Selamat siang sahbat situs berbagi. Kabar gembira bagi rekan-rekan guru honorer di seluruh Indonesia. Baca nih, Skema Pengangkatan Guru Honorer menurut Mendikbud Muhadjir Efendy. 

Mendikbud Muhadjir Effendy upacara di Hari Peringatan Guru Nasional.Merdeka.com
Mendikbud Muhadjir Effendy baru-baru ini berkunjung ke Sukabumi dalam rangka mengikuti acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan. Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi menyampaikan keluhannya terkait kebutuhan guru di wilayahnya.

Bupati Sukabumi H. Harwan Hamami menyampaikan beberapa kendala terkait kebutuhan guru di wilayahnya. Pada jenjang SD kebutuhan guru 11.300 orang, guru PNS yang ada 4.220 orang. Sedangkan kebutuhan guru SMP sebanyak 6.000 orang, tetapi guru PNS yang ada hanya 1.100 orang.
Mengetahui kendala kekurangan guru PNS di Kabupaten Sukabumi, Muhadjir mengatakan pemerintah terus berupaya memberikan perhatian terhadap kebutuhan guru. Pengangkatan guru, akan terus dilakukan terutama untuk para guru honorer. 

“Target kami, Insyaallah sampai tahun 2023 akan selesai. Tahun lalu kami sudah merekrut 117 ribu guru, 90 ribu untuk guru sekolah, dan sisanya untuk guru madrasah di bawah Kementerian Agama.” jelasnya.
Untuk tahun ini, pada Februari, pemerintah kembali mengangkat guru honorer melalui jalur PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) khusus untuk honorer K2. “Kami usahakan dalam tahun ini akan ada 9 ribu guru baru melalui PPPK, khususnya untuk guru honorer. Termasuk untuk mengisi kekurangan guru PNS di Kabupaten Sukabumi akan dilakukan secara bertahap,” terangnya.
Untuk pengangkatan guru honorer saat ini, kata Menteri Muhadjir adalah guru honorer K2. Berikutnya pengangkatan guru honorer yang masa kerjanya di atas 15 tahun, kemudian akan diangkat lagi guru honorer dengan masa kerja di bawah 15 tahun. “Mudah-mudahan penuntasan ini akan berlanjut hingga selesai,” tandasnya
Lain halnya dengan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) yang menjanjikan kenaikan gaji guru honorer dan tenaga tata usaha tahun ini. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bakal mengusulkan kenaikan gaji pertengahan tahun nanti.


Penghasilan yang mereka terima dinilai sangat memprihatinkan. Berkisar Rp 500 ribu – Rp 800 ribu per bulan. Menyesuaikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang diterima sekolah.
“Untuk saat ini, kami masih belum bisa menyamakan dengan UMK (Upah Minimum Kabupaten). Tapi paling tidak, kami akan berusaha agar bisa setara dengan THL (Tenaga Harian Lepas) pemkab,” janji Kepala Disdikpora PPU, Marjani. 

Diketahui, UMK PPU 2019 ditetapkan sebesar Rp 3,1 juta per bulan. Sedangkan gaji THL yang ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 26 Tahun 2018 tentang Honorarium THL di Pemkab PPU berkisar Rp 1,3 juta hingga Rp 1,7 juta per bulan.
Dengan kriteria tenaga administrasi dan petugas kebersihan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pendidikan SLTA masa kerja kurang dari lima tahun sebesar Rp 1,3 juta per bulan. Untuk masa kerja lebih dari lima tahun menerima Rp 1,5 juta per bulan.
THL pendidikan D3/S-1 masa kerja kurang dari lima tahun mendapat Rp 1,5 juta per bulan. Sedangkan lebih dari lima tahun menerima Rp 1,7 juta/bulan. 


sumber : jpnn.com

Demikian informasi ini kami bagikan, semoga bermanfaat. Terima kasih

0 Response to "Ini Skema Pengangkatan Guru Honorer dari Kemendikbud, Gaji Honorer Juga Dijanjikan Naik"

Posting Komentar