Indonesia Ditargetkan Bersih dari Guru Honorer, Apa Maksudnya ??

Situsberbagi.com - Selamat sore sahabat setia situs berbagi. Informasi terbaru kembali kami hadirkan ke rekan-rekan sekalian. Mendikbud Muhadjir Efendy menyatakan bahwa Kabinet Indonesia Kerja akan menargetkan Indonesia bersih dari guru honorer. Apa maksdunya ? Berikut informasi selengkapnya. 


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menargetkan pada 2023 tidak ada lagi guru honorer di seluruh sekolah se-Indonesia. Semua guru honorer bakal diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Pemerintahan Kabinet Kerja merencanakan sampai 2023 itu honorer akan selesai. Tentu saja dengan asumsi yang akan berlanjut pemerintahan ini, itu aja," katanya di Malang, Jawa Timur, Senin 4 Februari 2019.

Kemendikbud telah merancang dua jalur rekrutmen guru honorer, yakni Calon PNS dan Calon PPPK. Hal itu sudah sesuai dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jadi Undang-Undang ASN sekarang itu memang pegawai aparatur sipil negara ada dua jenis, yaitu PNS dan PPPK yaitu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," bebernya.

Muhadjir menyebutkan rekrutmen PNS khusus diperuntukkan untuk calon guru yang berusia dibawah 35 tahun. Sedangkan, calon guru yang berusia diatasnya termasuk guru honorer K2 bisa mengikuti rekrutmen PPPK.

"Karena diantara guru honorer ini ada yang melampaui usia 35 tahun sehingga tidak boleh ikut CPNS. Maka dia masih dibolehkan untuk ikut melalui jalur PPPK," ungkapnya.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini mengaku pihaknya tahun lalu sudah mengalokasikan sebanyak 117 ribu guru untuk direkrut menjadi PNS. Tahun ini jumlah rekrutmen guru jalur PPPK sebanyak 159 ribu guru.

"Tahun ini Pak Menteri Pan-RB sudah memberitahu saya akhir bulan Februari akan ada rekrutmen tenaga honorer terutama sebagaian besar dari guru yang kita alokasikan 159 ribu guru nanti akan direkrut melalui jalur PPPK dan diutamakan mereka yang berstatus K2," jelasnya.

Rekrutmen ini dilakukan secara bertahap dan diharapkan rampung pada 2023 mendatang. Oleh karena itu, Muhadjir mengimbau agar pihak sekolah tidak menambah guru honorer sejak saat ini.

"Karena itu saya berharap sekolah-sekolah tidak ada lagi rekrutmen guru honorer. Karena kalau ngerekrut terus nggak ada habis-habisnya nanti," pungkasnya.
 
Artikel ini sebelumnya terbit di medcom.id dengan judul 2023, Indonesia Ditarget Bersih dari Guru Honorer
https://nusantara.medcom.id/jawa-timur/peristiwa-jatim/zNALa3eK-2023-indonesia-ditargetkan-bersih-dari-guru-honorer

Demikian informasi ini kami bagikan, semoga rekan-rekan honorer diangkat menjadi PNS maupun PPPK. Semoga bermanfaat dan terima kasih

0 Response to "Indonesia Ditargetkan Bersih dari Guru Honorer, Apa Maksudnya ??"

Posting Komentar