Keren !!! Gaji Guru Tidak Tetap (GTT) Akan Seperti Profesional (Pekerja Kantoran)

Situsberbagi.com - Selamat pagi sahabat situs berbagi.  Ada kabar gembira bagi rekan-rekan Guru Tidak Tetap (GTT) di seluruh Indonesia. Hampir semua GTT di Indonesia dari sisi gaji saat ini jauh dari kata layak, kebanyakan dibawah UMP masing-masing wilayah. Namun, sebentar lagi hal tersebut tidak akan terjadi. Sebab Gaji GTT bakal seperti profesional (karyawan swasta). Informasi tersebut bersumber dari Kadisdik Kota Malang Ibu Zubaidah. 


Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Malang Zubaidah menyatakan, kebijakan tersebut bakal diatur langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Salah satu tujuannya agar kesejahteraan GTT tidak kalah dengan aparatur sipil negara (ASN, dulu disebut PNS).
”Dari pusat langsung yang bikin aturan itu. Sekarang masih digodok. Intinya, ingin memberikan kesejahteraan kepada GTT seperti kalangan profesional (pekerja kantoran),” kata Zubaidah kemarin (25/11).
Menurut dia, wacana tersebut juga sudah disosialisasikan ke disdik se-Indonesia. Jadi, saat diterapkan daerah-daerah pun nanti bisa lebih siap. ”Mudah-mudahan aturan itu segera diputuskan oleh pusat,” harapnya.
Dia menambahkan, GTT Kota Malang ada sekitar 5.700 orang. Jumlah ini tersebar di semua jenjang pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang. Mulai taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP). Menurut dia, rata-rata gaji mereka di bawah upah minimum regional (UMR).
Lebih lanjut dia menjelaskan, soal gaji GTT diserahkan kepada masing-masing sekolah. Sebab, guru tersebut kontraknya langsung dengan sekolah, bukan disdik.
Namun, disdik juga memberikan insentif kepada mereka sejak beberapa tahun terakhir senilai Rp 500 ribu per orang. ”Tiap bulan kami ada anggaran untuk insentif. Kalau gaji pokoknya, sekolah yang mengurusinya,” ucap perempuan yang akrab disapa Ida ini.
Kabar gembira selanjutnya adalah tahun depan Pemda akan menaikkan insentif guru. Wali Kota Malang Moch. Anton juga bakal menaikkan insentif guru tersebut pada tahun depan. Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan pada Green School Festival (GSF) 2017 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) kemarin.
”Tahun depan, insentif guru akan kami naikkan,” janji politikus PKB ini.

Bupati Malang Rendra Kresna tidak memungkiri saat ini gaji guru honorer masih terbatas. Namun, Rendra memastikan bahwa Pemkab Malang tidak akan tinggal diam.
”Soal kesejahteraan untuk GTT memang masih rendah sekali, inilah kemudian yang menjadi perhatian kami untuk menambah besaran insentif guru honorer,” jelas Rendra.
Selama ini upah guru honorer di Kabupaten Malang masih dalam kisaran Rp 50 ribu–Rp 400 ribu per bulan. Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang 2017, tunjangan insentif guru honorer dijatah Rp 600 ribu dalam satu tahun.
Kepada pemerintah pusat, ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem ini menyampaikan bahwa pihaknya sudah berupaya agar segera ada pengangkatan guru honorer menjadi pegawai negeri sipil.
”Kalau ada pengangkatan PNS, guru tidak perlu lagi ada tes umum, langsung saja mengangkat dari GTT yang sudah ada, kita prioritaskan pengangkatan berdasarkan lama baktinya (mengajar),” jelasnya.
sumber : radarmalang.id
Demikian informasi ini kami bagikan, semoga kebijakan ini segera diterapkan supaya kesejahteraan GTT bisa lebih baik lagi. Semoga bermanfaat. Terima kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keren !!! Gaji Guru Tidak Tetap (GTT) Akan Seperti Profesional (Pekerja Kantoran)"

Posting Komentar