INILAH BEDANYA SKEMA PENSIUN PNS BARU DAN LAMA YANG WAJIB ANDA KETAHUI !

Situsberbagi.com - Selamat malam sahabat situs berbagi. Pemerintah memastikan akan mengguunakan skema pembayaran iuran maupun manfaat pensiun bagi PNS baik pusat dan daerah, TNI dan Polri. Dari semula dikenal dengan istilah Pay as you go dengan skema baru yang disebut dengan istilah fully funded. Apasih perbedaan antara skema baru dengan yang lama ? dengan skema baru apakah pensiunan PNS mendapat keuntungan ? bagaimana dengan pemerintah ? Berikut jawabannya 

 


Sekretaris Deputi Bidang SDM dan Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Aba Subagja menerangkan, bila mengacu secara konsep, fully funded berarti pemerintah turut membayar iuran pensiun.

"PNS dan pemerintah, pemerintah mengiur kepada PNS juga," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Sebaliknya, konsep pay as you, pemerintah tidak ikut membayarkan iuran pensiun. Pada skema ini pemerintah hanya menutupi dana pensiun yang diberikan ke PNS. "Kalau sekarang tidak, kalau sekarang itu pemerintah menyubsidi pensiun," ujar dia.

Aba mengatakan, jika pemerintah tidak menutup dana pensiun tersebut, maka dana pensiun yang diterima PNS relatif kecil. "Jadi pemerintah tidak mengiur tiap bulan, tapi menyubsidi pada saat pensiun. Kalau saya, misalnya tidak ditambah pemerintah, ya lebih kecil lagi," ujar dia.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebelumnya menyatakan, mengalokasikan lebih dari Rp 90 triliun untuk membayar pensiunan PNS tiap tahunnya. Manfaat pensiun yang diterima purna PNS sekitar 40-75 persen dari gaji pokok terakhir.

"Gaji pensiunan PNS yang dibayarkan pemerintah sekitar lebih Rp 90 triliun setiap tahun," kata Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani, Senin (21/8/2017).

Askolani mengatakan, anggaran tersebut berasal dari uang negara untuk membayar pensiun PNS pusat, daerah, maupun anggota TNI/Polri. "Semua pensiun PNS baik pusat, daerah, TNI/Polri dibayar lewat APBN. Pensiun dibayar pemerintah," dia menuturkan.

Oleh sebab itu, pemerintah akan merombak program pensiun yang ada saat ini. Meski begitu, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih lanjut karena masih tahap evaluasi antara Menteri Keuangan dan Menteri PAN-RB.
 
"Sesuai dengan arahan Presiden, Bu Menkeu dan Pak Menteri PAN-RB akan memfinalisasi kebijakan yang akan disampaikan dalam waktu dekat. Tapi ini bertahap, mudah-mudahan ada di 2018, karena bisa saja selektif tergantung evaluasi dengan Menkeu dan Menteri PAN-RB," jelas dia.

Sementara, dalam laman resmi PT Taspen disebutkan, kewajiban iuran peserta pensiun diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 1977. Dalam ketentuan ini dijelaskan, untuk membiayai usaha di bidang kesejahteraan maka setiap pegawai negeri dan pejabat negara dipungut iuran 10 persen dari penghasilan setiap bulannya. Adapun rinciannya, 4,75 persen untuk iuran dana pensiun, 2 persen untuk iuran pemeliharaan kesehatan, dan 3,25 persen untuk iuran tabungan hari tua dan perumahan.

sumber : liputan6.com

Nah, demikian informasi mengenai perbedaan skema pembayaran iuran dan manfaat pensiun antara yang lama dengan yang baru. Intinya, skema pembayaran yang baru akan lebih menguntungkan kedua belah pihak baik PNS maupun pemerintah. Sebab, skema yang baru akan meningkatkan penghasilan PNS nanti ketika pensiun, sedangkan pemerintah walaupun akan ikut membayar iruan pensiun PNS namun diklaim akan menghemat anggaran untuk pembayaran gaji untuk pensiun kelak. 

Semoga bermanfaat, jangan lupa share ke yang lain ya. Terima kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "INILAH BEDANYA SKEMA PENSIUN PNS BARU DAN LAMA YANG WAJIB ANDA KETAHUI !"

Posting Komentar