Jokowi : 10 Ribu Wisatawan BUKAN 10 Ribu Pekerja Cina !


 
Situsberbagi.com - Beberapa waktu terakhir Pemerintah mendapatkan nada sumbang dari sebagian masyarakat bahwa pemerintah akan memberikan peluang bagi pekerja luar khususnya China untuk bekerja di Indonesia. Hal ini merupakan kekhawatiran yang wajar mengingat banyaknya pengangguran di kalangan masyarakat Indonesia sendiri. Menanggapi situasi tersebut, Presiden nampak tanggap meredakan isu yang berkembang. 

Dalam Acara Deklarasi Pemagangan Nasional yang berlangsung hari ini 23/12/2016 di Kawasan International Industrial City (KIIC) Pak Jokowi menegaskan bahwa 10 Juta Pekerja Tiongkok yang dikhawatirkan sebagian kalangan tidak benar. Melainkan 10 Juta Wisatawan Asing yang ditargetkan oleh pemerintah berasal dari Negeri Tirai Bambu tersebut. 
" Sepuluh juta itu adalah turis yang diharapkan dari Tiongkok untuk bisa masuk ke Indonesia" Kata Pak Jokowi. Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Indonesia sedang ikut bersaing dengan negara-negara lain untuk merebut wisatawan-wisatawan Asing, termasuk dari China. Hal ini telah dimulai sejak 2015 lalu ketika Pak Jokowi melakukan kunjungan ke China yang salah satunya membahas kerjasama pariwisata antar kedua negara. 

"Itu jadi rebutan. Nomor satu sekarang dalam perebutan turis dari Cina Ialah Amerika karena merebut 150 Juta turis tiongkok. Nomor dua adalah uni Eropa. Ini ursannya adalah turisme bukan tenaga kerja"

Nah mulai sekarang sudah tidak perlu khwatir lagi ya, pemerintah sudah menegaskan bahwa isu 10 Juta pekerja China yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan ternyata versi pemerintah adalah 10 Juta turis asing dari China yang akan berkunjung ke Indonesia. Jika dapat diwujudkan pemerintah maka keuntungan juga bagi negara kita. Sebab ini bisa menambah devisa, Selain itu juga akan berpengaruh terhadap terciptanya sekaligus terserapnya tenaga kerja pribumi. 

Sumber : suara.com





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jokowi : 10 Ribu Wisatawan BUKAN 10 Ribu Pekerja Cina !"

Posting Komentar